Showing posts with label RSI Sunan Kudus. Show all posts
Showing posts with label RSI Sunan Kudus. Show all posts

Monday, October 12, 2009

UNIT GAWAT DARURAT


MENGATASI TANGAN TERJEPIT GILINGAN DAGING

pernah membayangkan jari jari tangan kita masuk kedalam penggilingan daging dan terjepit? Tidak bisa ditarik keluar dan terasa nyeri sampai mau pingsan?
Kejadian mengerikan ini menjadi kenyataan pada tanggal 9 Oktober 2009 di UGD RSI "Sunan Kudus".
Jari jari tangan masuk dan terjepit didalam mesin penggilingan daging dan tak bisa ditarik keluar. Alhasil mesin dan "tangan" yang terjepit dibawa serta ke UGD. Pasien dalam kondisi kesakitan. Dalam kondisi seperti ini kiota harus tenang dan menenangkan pasien. Berikut ini cara evakuasi yang kami lakukan dan berhasil. Mungkin kelak berguna bagi rekan-rekan di unit gawat darurat lainnya.
1. Tenangkan pasien dengan motivasi yang positif.
2. Lakukan anastesi blok lokal jari-jari tangan yang terjepit dengan pehacain. Pehacain lebih berguna karena mengandung adrenalin yang akan membuat vasokonstriksi kapiler sehingga mengurangi jumlah perdarahan.
3. Berikan sedikit gliserin pada daerah yang terjepit dan coba tarik pelan sebagai percobaan. jangan melakukan tarikan paksa, karena kulit dan otot yang terjepit akan menjadi tambah luas.
4. jari 1, 2 dan 5 dapat dibebaskan.
5. jari ke 3 dan 4 terjepit kuat.
6. Ambil mesin pemotong metal di bagian teknik rumah sakit.
7. Mulai membelah bagian "AS" dari mesin penggilingan daging, dilanjutkan memotong corong gilingan.
8. Upssss. setelah 1 jam memotong metal penggilingan akhirnya jari-jari bisa dibebaskan.
9. fraktur dan vl phalank 2 dan 3 pada jari 3 dan 4
10. debridemen, rekonstruksi tulang dan hecting memakan waktu 30 menit.
11. Injeksi ATS 1500 IU, antibiotik dan analgetik oral.
12. Pesan untuk pasien dan kontrol 3 hari lagi
13. Pasien boleh pulang.

Poin terpenting pada keadaan darurat adalah bisa tenang dan menenangkan. Itu sudah sangat menolong.
Semoga bermanfat.

Wednesday, July 29, 2009

HEMODIALISA

MESIN HEMODIALISA

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pasien gagal ginjal yang memerlukan cuci darah/ hemodialisa maka Rumah Sakit Islam "Sunan Kudus" mulai hari ini menambah kapasitas mesinnya dari 2 buah menjadi 3 buah. 

Mesin hemodialisa rumah sakit islam "sunan Kudus" memakai jenis Fressenius yang merupakan hasil kerjasama dengan PT. RenalMed.

Dengan adanya penambahan jumlah mesin, diharapkan pasien tidak perlu menunda sesi hemodialisa karena terbentur jadwal pasien lain.

Tuesday, June 30, 2009

Keracunan Gas CO

Gas karbon monoksida atau sering disebut gas CO apabila terhirup dapap menyebabkan kematian. Hal ini terjadi dikota kudus. Pada hari Selasa, tanggal 30 Juni 2009 di desa winong kecamatan Kaliwungu Kudus terjadi sebuah tragedi keracunan gas CO.
Kejadian ini berawal ketika beberapa penggali sumur hendak menguras sebuah sumur menggunakan mesin diesel. Mesin diesel dimasukkan kedalam sumur dan dinyalakan untuk menguras air sumur. Setelah beberapa saat mesin me nyala, seorang penggali masuk kedalam sumur untuk membersihkan dasar sumur. tiba-tiba dia terjatuh setelah mencapai setengah dari kedalaman sumur. Rekannya yangbmelihat kejadian tersebut bermaksud menolong, tapi naas, dia juga tersungkur. Kejadian ini berlangsung sampai jumlah korban yang masuk kedalam sumur berjumlah 8 orang.
Seorang warga melapor ke plisi dan tim sar datang mengeluarkan korban bari sumur maut tersebut.
2 orang kritis dan menjalani perawatan diruang ICU, sedangkan 4 orang harus menenjalani rawat inap.
Menurut dokter Yuniati sebagai dokter jaga IGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus yang menangani para korban menduga mereka mengalami keracunan gas CO. Gas ini mungkin berasal dari sumur itu sendiri, namun bisa juga di hasilkan oleh mesin diesel yang digunakan para korban untuk menguras sumur.
Gas CO ini menyebabkan asfiksia dan hipoksia jaringan yang akan menyebabkan kematian secara mendadak.