Showing posts with label operasi. Show all posts
Showing posts with label operasi. Show all posts

Thursday, June 18, 2009

KELOID

KELOID

Masalah yang sering dijumpai pada pasien pasca operasi adalah masalah kosmetika kulit. Momok utama adalah luka bekas operaso yang akan menjadi "tanda mata" yang tak terlupakan sampai kapanpun. Kondisi ini akan diperparah dengan bekas luka yang timbul melebihi permukaan kulit normal sekitarnya, sering disebut dengan "keloid". Jika sudah terjadi keloid maka alternayif penanganannya ada dua yaitu suntikan pada keloid atau operasi. Suntikan penghilang keloid mempunyai efeksamping yaitu rasa nyeri/ seperti terbakar pada kulit yang mendapatkan suntikan, selain itu meninggalkan warna kulit yang bebeda dari sekitarnya. Selain itu diperlukan waktu yang cukup lama untuk terapi injeksi anti keliod. Alternatif kedua yaitu operasi. efek yang sering timbul adalah munculnya keloid baru pada bekas operasi.
Hal yang saya anjurkan adalah "preventif", yaitu mencegah timbulnya keliod pasca operasi.
Salah satu cara yang patut dicoba adalah pemberian Ekstrak centela asiatica 1 %
Centela asiatica (CeA) mengandung asiatcoside, madecaaic acid dan asiatic acid yang mempercepat pematangan scar dengan menghasilkan kolagen tipe 1. Dimana dapat menurunkan reaksi inflamasi dan produksi myofibroblast yang menjadi penyebab pertumguhan jaringan kulit berlebihan.
Setiap jenis obat mempunyai efek samping. Tapi hal ini sangat jarang. Yang pernah dilaporkan adalah terjadinya fotosensitif, dermatitis dan rasa panas pada tempat pemakaian.
Cara pemakaiannya adalah dioleskan pada luka 1 sampai 2 kali sehari. Hasil pengobatan ini akan tampak setelah 4 minggu.
Mudah mudahan tidak akan t5imbul keloid dikemudian hari.

Thursday, May 21, 2009

HERNIA RESIDIF

HERNIA RESIDIF

Hernia lipat paha merupakan kasus yang sering dijumpai pada masysrakat. Hernia lebih banyak dijumpai pada pria daripada wanita. Tidak terdapat perbedaan bermakna mengenai letak hernia kiri atau kanan.
Beberapa faktor penyebab berperan pada lemahnya pintu masuk hernia yang cukup lebar sehingga dapat dilalui oleh kantong dan isi hernia. Disamping itu, diperlukan juga faktor yang mendorong isi hernia melewati pintu tersebut.
Pada prinsipnya hernia dapat dijumpai pada setiap usia, tetapi kejadian itu meningkat dengan bertambahnya umur.. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah yang menyababkan meningkatnya tekanan intra abdominal, misalnya oleh batuk kronik, pembesaran prostate, konstipasi dan asites. Faktor usia, kekuatan jaringan penunjang menjadi berkurang. Demikian juga factor pekerjaan.Terkadang terjadi kekambuhan setelah operasi hernia ini. Angka kejadian bervariasi antara 1-5 %. Timbulnya kekambuhan ini menjadi permasalahan dalam penanganan operasi hernia. Timbulnya kekambuhan setelah sekian lama pasca operasi biasanya terjadi akibat adanya kerusakan jaringan daerah operasi, karena penipisan fascia ataupun infeksi luka operasi.
Kenaikan tekanan intra abdominal karena batuk kronis, susah buang air kecil, sembelit, asites serta ketegangan penjahitan maupun kekurangan dalam menutup lubang hernia juga merupakan penyebab kekambuhan, Jika terdapat penyakit penyerta seperti ini, perlu mendapatkan penanganan untuk mengurangi kekambuhan.
Tidak ada tehnik operasi yang menjamin bahwa tidak akan terjadi kekambuhan. Untuk mengurangi terjadinya tegangan pada saat melakukan operasi hernia dan menghindari kerusakan pada jaringan, dilakukan plasti dari bahan sintetis yaitu mesh. Keuntungan memakai mesh ini antara lain : aman, terutama pada pasien dengan penyakit kronis, efektif dan kuat dan nyeri pasca operasi menimal.

Oleh Nasrudin dr, Sp.B