AKREDITASI RUMAH SAKIT
Akreditasi rumah sakit merupakan sarana penilaian terhadap kinerja dan mutu pelayanan medis yang diberikan suatu instansi rumah sakit guna melayani pasien. Akreditasi dilakukan tiap lima tahun sekali dan dipantau rutin tiap tahun aleh tim KARS.
Bagi bebrapa rumah sakit, akreditasi merupakan momok, karena data yang diminta harus lengkap dan dibuktikan dengan pelaksanaan dilapangan.
Sertifikat akreditasi diperlukan untuk melakukan perrpanjangan surat ijin operasional rumah sakit.
Berikut ini beberapa tips untuk melancarkan proses audit akreditasi :
1. Buat program kerja tahunan secara rutin walaupun tidak semuanya dapat dilaksanakan.
2. Dokumenkan setiap rapat, undangan, notulen dan semua hal yang berkaitan dengan operasional rumah sakit.
3. Lengkapi SOP yang belum ada.
4. Buat evaluasi tahunan secara rutin.
5. Catat semua hasil kegiatan.
6. Sediakan data sesuai dengan Assasement yang diminta saja, tidak perlu membuat yang diluar assesment.
7. Khusus untuk POKJA inos, jalin kerjasama yang baik dengan unit sterilisasi, unit laundry/linen, unit sanitasi dan kebersihan lingkungan.
8. Buat kerjasama tertulis/MOU dengan dinas lingkungan hidup kabupaten tentang pembuangan limbah dan sampah
9. Buat kerjasama tertulis dengan DKK untuk pemeriksaan bakteri air dan udara serta jamur AC ruang ICU dan ruang operasi.
Showing posts with label inos. Show all posts
Showing posts with label inos. Show all posts
Tuesday, October 13, 2009
Thursday, July 9, 2009
PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS
PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS DENGAN INCENERATOR
PENGETIAN :
Pembakaran sampah medis dengan incenerator merupakan suatu usaha untuk memusnahkan sampah medis yang mengandung kuman penyakit sehingga menularkan penyakit menggunakan tungku khusus bersuhu tinggi.
TUJUAN :
1. Mencegah terjadinya penularan penyakit.
2. Mencegah terjadinya infeksi nosokomial
3. Menciptakan lingkungan RS yang bersih, sehat dan saniter.
PROSEDUR :
1. Membuka pintu gerbang pembatas ruangan
2. Buka tutup tempat sampah / kontrol ada tidaknya sampah, bila ada sampah siap
dibakar.
3. Hidupkan handle listrik pada posisi ON / I
4. Cek bahan bakar pada tabung kontrol (selang bahan bakar) atau buka tutup drum,
naik melalui tangga yang tersedia.
5. Cek friter bahan bakar, bila terjadi kekeruhan / endapan pada friter matikan
kran / bulvalve yang akan menuju ke friter, ambil dan bersihkan friter tersebut
dengan kompresor di cuci.
6. Buka ventilasi grower yang ada disamping ada 2 (dua) buah.
7. Atur timer + ½ jam / 30 menit sesuai dengan standar sterilisasi yang dianjurkan
(sesuai dengan kebutuhan)
8. Atur panas suhu 600 C pada pengatur suhunya yang juga distandarkan kuman bisa
mati / sudah bisa steril (sesuai kebutuhan)
9. Tekan tombol riset / power pada posisi ON / I
10. Naikkan handle / tombol blower pada posisi ON / I
11. Naikkan handle / tombol blower pada posisi ON / I, waktu yang digunakan hanya ½
jam / 30 menit petugas operator tinggal mengontrol keadaan yang tidak
diinginkan, sehingga pemusnahan / pembakaran sampah medis benar – benar sudah
habis / hangus sesuai dengan yang diinginkan.
12. Alat tersebut sudah bisa mati dengan secara otomatis melalui pendeteksi panas
suhu / termo start dan timer maka kualitas sampah medis benar – benar sudah
PENGETIAN :
Pembakaran sampah medis dengan incenerator merupakan suatu usaha untuk memusnahkan sampah medis yang mengandung kuman penyakit sehingga menularkan penyakit menggunakan tungku khusus bersuhu tinggi.
TUJUAN :
1. Mencegah terjadinya penularan penyakit.
2. Mencegah terjadinya infeksi nosokomial
3. Menciptakan lingkungan RS yang bersih, sehat dan saniter.
PROSEDUR :
1. Membuka pintu gerbang pembatas ruangan
2. Buka tutup tempat sampah / kontrol ada tidaknya sampah, bila ada sampah siap
dibakar.
3. Hidupkan handle listrik pada posisi ON / I
4. Cek bahan bakar pada tabung kontrol (selang bahan bakar) atau buka tutup drum,
naik melalui tangga yang tersedia.
5. Cek friter bahan bakar, bila terjadi kekeruhan / endapan pada friter matikan
kran / bulvalve yang akan menuju ke friter, ambil dan bersihkan friter tersebut
dengan kompresor di cuci.
6. Buka ventilasi grower yang ada disamping ada 2 (dua) buah.
7. Atur timer + ½ jam / 30 menit sesuai dengan standar sterilisasi yang dianjurkan
(sesuai dengan kebutuhan)
8. Atur panas suhu 600 C pada pengatur suhunya yang juga distandarkan kuman bisa
mati / sudah bisa steril (sesuai kebutuhan)
9. Tekan tombol riset / power pada posisi ON / I
10. Naikkan handle / tombol blower pada posisi ON / I
11. Naikkan handle / tombol blower pada posisi ON / I, waktu yang digunakan hanya ½
jam / 30 menit petugas operator tinggal mengontrol keadaan yang tidak
diinginkan, sehingga pemusnahan / pembakaran sampah medis benar – benar sudah
habis / hangus sesuai dengan yang diinginkan.
12. Alat tersebut sudah bisa mati dengan secara otomatis melalui pendeteksi panas
suhu / termo start dan timer maka kualitas sampah medis benar – benar sudah
Subscribe to:
Posts (Atom)
